Fasilitas dan Pelayanan

Tentang Kami

Jajaran Direksi

ISO & OHSAS

Struktur Organisasi

Agar pekerjaan yang kami lakukan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan target serta jadwal yang telah ditentukan oleh mitra bisnis, Elma Group telah menerapkan beberapa hal antara lain :

  1. Dengan Maintenance Management System yang baik serta ketersediaan workshop dan mekanik yang handal, unit kami terjamin kesiapan untuk dioperasikan.
  2. Elma Group menerapkan Tyre Management System yang dikelola oleh personal yang mempunyai kompetensi khusus pada bidang tyre.
  3. Unit-unit hauling dilengkapi GPS (Global Positioning System) yang dapat menjamin kegiatan operasional dapat berjalan efektif dan efisien.
  4. Meningkatkan kompetensi seluruh jajaran Plant Division melalui pelatihan dan training sehingga penanganan trouble dan analisa penyelesaian berjalan dengan cepat dan tepat mengacu Standard Safety, Health dan Environment.
  5. Elma group memiliki Central Data Monitoring and Recording (CDMR) yang berfungsi memonitor pelaksanaan operasional dan kesiapan unit setiap harinya.
  6. Elma Group menerapkan Driver Management Systems (DMS) yaitu system pengolahan dan pengembangan driver atau operator. DMS modul berisi pengenalan jenis unit, teknik pengoperasian yang aman, kebijakan perusahaan tentang lingkungan, tata tertib, tugas dan tanggung jawab sehingga diharapkan para driver dan operator dapat memahami peran dan fungsinya dalam perusahaan. 
  7. Elma Group mengelola operasi, Coal Hauling, di site menggunakan journey management system mulai dari hauling road hazard analysis, P5M, P2H, GPS traking, effisiensi supervisi, fuel management, speed control, safety patrol, fatigue management, daily tyre check, daily washing plan, periodic service, dan reporting manajement.
  8. Elma group telah memiliki pit stop area, yaitu area yang disiapkan bagi para pengendara untuk dapat beristirahat sejenak untuk mengurangi rasa lelah (fatigue) disamping itu kami dapat melakukan pengecekan dan perbaikan atas kondisi unit kami.
  9. Elma group telah menerapkan pengelolan limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya) dengan cara mendaur ulang limbah tersebut melalui perusahaan pihak ketiga yang terdaftar di Kementrian Lingkungan.